Better Way To The Future


    Kuman Vagina Pembunuh Sperma

    Share

    Yota V
    Admin's
    Admin's

    Male Number of posts : 107
    Location : Bogor
    Collage * : Your Collage Now
    Registration date : 2008-09-23

    default Kuman Vagina Pembunuh Sperma

    Post by Yota V on Wed Oct 15, 2008 7:39 am

    Seorang ibu rumah tangga berusia 26 tahun
    dengan seorang putra. Tetapi setelah anak pertama usia 7 tahun, si ibu
    kesulitan untuk memperoleh anak kedua, padahal si ibu tidak pernah
    pakai alat kontrasepsi sejak anak berusia 2 tahun.


    Dilihat dari haidnya cukup teratur setiap bulannya dengan siklus
    27-29 hari. Setelah diperiksa ke dokter, diswab dan diUSG vagina,
    dokter mendiagnosa di kandungannya ada bakteri yang membunuh semua
    sperma yang masuk. Ditemukan adanya T.Vaginalis dan bakteri (+). Oleh
    dokter si ibu tidak diperbolehkan berhubungan intim selama mengonsumsi
    obat.
    Yang menjadi pertanyaan si ibu adalah apakah bakteri tersebut
    berbahaya, apakah si ibu masih bisa hamil anak kedua dan perlukah
    suaminya mengikuti tes sperma.


    Apa yang dialami oleh si ibu rumah tangga ini mungkin dialami juga
    oleh beberapa perempuan lainnya. Dalam tulisan ini saya mungkin bisa
    memberikan informasi tentang kuman vagina yang umumnya masih sangat
    awam diketahui perempuan.


    Kuman di vagina biasanya tak membahayakan bagi diri kita. Kuman
    tersebut menjadi petunjuk adanya infeksi di daerah vagina. Infeksi
    vagina bisa terjadi kapan saja. Namun yang terpenting kita selalu
    menjaga higienitas vagina. Pakailah selalu pakaian dalam yang bersih
    dan kering. Jangan gunakan pakaian dalam yang basah atau seharian penuh
    tak diganti.


    Obat Flagyl Forte 500 mg, Tricostatic Ovula dan Lactacyd dapat
    mematikan kuman vagina apabila istri terjangkit kuman vagina. Biasakan
    melakukan papsmear setahun sekali. Papsmear sebaiknya dilakukan oleh
    semua perempuan yang telah berhubungan intim. Gunanya untuk mendeteksi
    kuman yang ada di mulut rahim, sehingga test screening mendeteksi
    kanker mulut rahim.


    Kehamilan harus dievaluasi dari kedua pihak, suami maupun istri.
    Masalah keterlambatan memiliki anak bisa disebabkanberbagai factor.
    Pasangan yang belum dikarunia anak lagi, meski sudah mempunyai anak bis
    disebut infertilitas sekuder.


    Penyebabnya bisa timbul dari istri atau suami. Dari pihak suami
    dapat terganggunya pembentukan sperma yang sehat. Kelainan sperma bisa
    disebabkan beberapa faktor antara lain hormonal, trauma, infeksi,
    lingkungan atau radiasi.


    Bila faktor yang mengganggu proses pembentukan sperma bisa
    dihilangkan, sperma siap membuahi sel telur istri. Sedangkan, masalah
    yang bisa timbul pada perempuan antara lain faktor hormonal, infeksi,
    radiasi atau obat-obatan.


    Hal ini antara lain bisa mengakibatkan penyumbatan di saluran
    telur dimana pertemuan sperma dan sel telur terjadi di lokasi ini.
    Untuk mengetahui hal ini kita perlu berkonsultasi dengan dokter ahli
    kandungan.

      Current date/time is Wed Dec 07, 2016 2:52 am