Better Way To The Future


    Makanan Penurun Kolestrol

    Share

    Yota V
    Admin's
    Admin's

    Male Number of posts : 107
    Location : Bogor
    Collage * : Your Collage Now
    Registration date : 2008-09-23

    default Makanan Penurun Kolestrol

    Post by Yota V on Wed Oct 15, 2008 7:45 am

    10 Makanan Penurun Kolestrol

    Saat hari raya, anda tentu tak mau melewatkan sajian special, seperti
    ketupat sayur, rendang, opor dan lainnya. Namun terfikirkah kalau
    kolesterol anda juga bertambah sesudah menyantapnya?. Nah.. berikut ini
    ada beberapa jenis makanan yang mebantu anda menurunkan kadar
    kolesterol secara alami.
    Ada sejumlah makanan yang bisa menurunkan kadar Low-Density
    Lipoproptein (LDL) alias kolesterol jahat yang menyebabkan plak di
    pembuluh darah, dan meningkatkan High-Density Lipoprotein (HDL) alias
    kolesterol baik yang bisa dimanfaatkan tubuh untuk mengolah vitamin
    yang larut di dalam lemak. Untuk menurunkan kadar LDL, Anda harus
    mengurangi asupan lemak jenuh.
    Lemak jenuh biasanya ditemukan di produk hewani, misalnya daging, susu,
    krim, mentega, dan keju. Ada juga lemak jenuh yang berasal dari nabati
    misalnya santan, minyak kelapa, dan lemak nabati. Namun banyak juga
    makanan yang mengandung lemak tidak jenuh sehingga sangat efektif
    menurunkan kadar kolesterol.

    1. Kacang kedelai
    Kacang kedelai dan turunannya, alias kedelai yang sudah diolah misalnya
    menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung
    isoflavon, yaitu zat yang bisa menekan LDL. Tapi ingat, meski nikmat
    tahu dan tempe bisa tidak efektif menurunkan kolesterol bila diolah
    dengan sembarangan. Misalnya, digoreng dengan minyak jelantah atau
    dicampur santan. Sebab, santan dan minyak goreng adalah sumber lemak
    jenuh. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
    menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per
    hari untuk menurunkan kadar kolesterol.

    2. Kacang-kacangan
    Kacang adalah sumber serat larut yang sangat tinggi. Mengonsumsi serat
    larut bisa mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis,
    kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa
    mengurangi kadar kolesterol sebanyak 10%.

    3. Ikan Salmon
    Ikan salmon sangat baik karena mengandung asam Omega-3 yang bisa
    menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon
    mengandung EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan jantung. The American
    Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk
    mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden,
    makerel, dan hering juga baik.

    4. Alpukat
    Alpukat adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level
    HDL. Sayangnya, alpukat tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan
    dengan sayur-sayuran yang bisa menekan kalori. Satu buah alpukat
    berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh
    sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30
    gram lemak tidak jenuh per harinya.

    5. Bawang Putih
    Sejak ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak
    zat yang baik untuk kesehatan manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang
    putih untuk meningkatkan stamina. Di masa modern, bawang putih dipakai
    untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan
    tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi. Hasil penemuan paling
    mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di
    dinding pembuluh darah.

    6. Bayam
    Bayam mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa
    menjaga kesehatan dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga ternyata bisa
    menjaga kesehatan jantung karena bisa mencegah lemak menempel di
    pembuluh darah. Dianjurkan, memakan bayam setiap hari sekitar setengah
    mangkuk untuk hasil maksimal.

    7. Margarin
    Beberapa jenis margarin bisa menurunkan kadar kolesterol. Misalnya margarin dari minyak biji bunga kanola

    8. Mede, Almon, dan Kenari
    Lemak tak jenuh tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah
    bahan makanan rendah lemak yang baik untuk kesehatan jantung.
    Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan
    phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya,
    seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan
    rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.

    9. Teh
    Teh, mau diminum dingin atau panas, sama saja manfaatnya. Teh
    mengandung antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah rileks sehingga
    terhindar dari pembekuan darah. Antioksidan di dalam teh, yaitu
    flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di
    pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi
    kebutuhan antioksidan.


    10. Cokelat
    Cokelat ternyata sehat. Tentu saja, cokelat yang dicampur terlalu
    banyak susu mengandung terlalu banyak lemak. Jadi, pilihlah cokelat
    hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan
    dan flavanoid. Cokelat putih, tidak mengandung zat itu sehingga kurang
    sehat dikonsumsi. Kandungan flavanoid cokelat bervariasi tergantung di
    mana cokelat itu tumbuh dan proses pengolahannya

      Current date/time is Wed Dec 07, 2016 2:49 am