Better Way To The Future


    Penyakit Seksual berbahaya yg tdk popular

    Share

    Yota V
    Admin's
    Admin's

    Male Number of posts : 107
    Location : Bogor
    Collage * : Your Collage Now
    Registration date : 2008-09-23

    default Penyakit Seksual berbahaya yg tdk popular

    Post by Yota V on Wed Oct 15, 2008 8:05 am

    NAMA
    Limfogranuloma Venereum

    DEFINISI
    Limfogranuloma Venereum adalah suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis.

    Penyakit ini terutama ditemukan di daerah tropis dan subtropis.

    PENYEBAB
    Bakteri Chlamydia trachomatis, yang merupakan bakteri yang hanya tumbuh di dalam sel.
    Chlamydia trachomatis penyebab limfogranuloma venereum berbeda dengan
    Chlamydia trachomatis lainnya yang menyebabkan uretritis dan
    servisitis.


    GEJALA
    Gejala mula timbul dalam waktu 3-12 hari atau lebih setelah terinfeksi.
    Pada *@#*@#*@#*@#*@# atau *@#*@#*@#*@#*@#*@# muncul lepuhan kecil
    berisi cairan yang tidak disertai nyeri. Lepuhan ini berubah menjadi
    ulkus (luka terbuka) yang segera membaik sehingga seringkali tidak
    diperhatikan oleh penderitanya.

    Selanjutnya terjadi pembengkakan kelenjar getah bening pada salah satu atau kedua selangkangan.
    Kulit diatasnya tampak merah dan teraba hangat, dan jika tidak diobati
    akan terbentuk lubang (sinus) di kulit yang terletak diatas kelenjar
    getah bening tersebut.
    Dari lubang ini akan keluar nanah atau cairan kemerahan, lalu akan
    membaik; tetapi biasanya meninggalkan jaringan parut atau kambuh
    kembali.

    Gejala lainnya adalah demam, tidak enak badan, sakit kepala, nyeri
    sendi, nafsu makan berkurang, muntah, sakit punggung dan infeksi rektum
    yang menyebabkan keluarnya nanah bercampur darah.

    Akibat penyakit yang berulang dan berlangsung lama, maka pembuluh getah
    bening bisa mengalami penyumbatan, sehingga terjadi pembengkakan
    jaringan.
    Infeksi rektum bisa menyebabkan pembentukan jaringan parut yang selanjutnya mengakibatkan penyempitan rektum.

    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya yang khas.

    Untuk memperkuat diagnosis dilakukan pemeriksaan darah guna menemukan adanya antibodi terhadap bakteri penyebabnya.

    PENGOBATAN
    Pemberian doksisiklin, eritromisin atau tetrasiklin per-oral (melalui mulut) selama 3 minggu akan mempercepat penyembuhan.
    Setelah pengobatan, dilakukan pemeriksaan rutin untuk mengetahui bahwa infeksi telah sembuh.

    PENCEGAHAN
    Cara yang paling baik untuk mencegah penularan penyakit ini adalah
    abstinensia (tidak melakukan hubungan seksual dengan mitra seksual yang
    diketahui menderita penyakit ini).

    Untuk mengurangi resiko tertular oleh penyakit ini, sebaiknya menjalani
    perilaku seksual yang aman (tidak berganti-ganti pasangan seksual atau
    menggunakan kondom).

      Current date/time is Wed Dec 07, 2016 2:53 am